![]() |
| OLAHRAGA |
SEPUTARKITA95.BLOGSPOT.COM - Indonesia gagal melaju ke final SEA GAMES 2017 setelah kalah 0-1 dari tuan rumah Malaysia di Stadion Shah Alam, Sabtu (26/8). Indonesia bermain tanpa tulang punggung mereka di pertandingan ini. Hansamu Yama, kapten tim sekaligus pengawal utama lini belakang, harus absen akibat kartu kuning yang diterimanya pada laga melawan Kamboja.
Pada babak pertama, baik Timnas Indonesia maupun Malaysia sama-sama memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol. Setelah mengakhiri babak pertama tanpa gol, Timnas Indonesia maupun Malaysia tak menurunkan tempo permainan di babak kedua. Timnas Indonesia kehilangan Septian David Maulana yang tak bisa melanjutkan laga karena cedera. Namun Timnas Indonesia tak lantas memilih bertahan melainkan menurunkan Saddil Ramdani yang juga bertipe menyerang.
Saat tengah berusaha mencari gol, Timnas Indonesia malah kebobolan di menit ke-86. Thanabalan Nadarajah mampu menggetarkan gawang Timnas Indonesia lewat sundulan kepala memanfaatkan sepak pojok. Timnas Indonesia berusaha memanfaatkan lima menit tambahan waktu yang diberikan wasit, namun Malaysia berhasil menjaga gawang mereka dari kebobolan.
Pelatih Timnas Indonesia U-22, Luis Milla membeberkan hal yang membuat tim besutannya kandas oleh Malaysia di Semifinal SEA Games 2017 sepakbola. Menurut Milla, salah satu faktor yang membuat Indonesia bisa kandas adalah kurang tenangnya pemain dalam hal finishing. Namun yang paling mencolok adalah bagaimana Malaysia sangat baik dalam set piece. Selain itu, Milla juga memuji pertahanan Timnas Malaysia. Itu pula yang membuat Negeri Jiran bisa akhiri laga dengan kemenangan 1-0.
Namun perjuangan Timnas Indonesia belum berakhir, Indonesia masih bisa merebut medali Perunggu jika berhasil mengalahkan Myanmar di pertandingan hidup dan mati pada Selasa, 29 Agustus 2017: Indonesia vs Myanmar, pukul 15:30 WIB di Bukit Jalil National Stadium, Kuala Lumpur.

No comments:
Post a Comment